Pengembangan Media Self-help book untuk kecemasan korban kekerasan seksual
Development of self-help books for victims of sexual violence suffering from anxiety
DOI:
https://doi.org/10.30870/diversity.v3i2.122Keywords:
self-help, Bimbingan dan Konseling, Kecemasan, Kekerasan SeksualAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Self-Help Book sebagai bentuk penanganan kecemasan pada mahasiswa perempuan korban kekerasan seksual di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Kecemasan yang dialami korban kekerasan seksual dapat berdampak negatif pada aspek emosional, kognitif, dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek dalam uji coba terbatas adalah 10 mahasiswa perempuan FKIP Untirta yang memenuhi kriteria sebagai korban kekerasan seksual dan memiliki tingkat kecemasan tinggi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil penilaian kelayakan media berdasarkan validasi ahli materi memperoleh nilai sebesar 86%, ahli media memperoleh nilai sebesar 83%, ahli bahasa memperoleh nilai sebesar 92%, dan praktisi memperoleh nilai sebesar 95%, yang secara keseluruhan menunjukkan rata-rata persentase sebesar 88%, yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Selain itu, respon dari mahasiswa pengguna juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap isi dan tampilan Self-Help Book. Media ini diharapkan dapat menjadi solusi mandiri dalam menangani kecemasan korban kekerasan seksual di lingkungan kampus.
References
DelGreco, M., & Christensen, J. (2020). Effects of street harassment on anxiety, depression, and sleep quality of college women. Sex Roles, 82(7), 473–481. https://doi.org/10.1007/s11199 019 01064 6
Erikson, E. H. (1950). Childhood and Society. W. W. Norton & Company.
Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan. (2024). Catatan Tahunan (CATAHU) 2023: Momentum Perubahan – Laporan Tahunan Kekerasan terhadap Perempuan. Jakarta: Komnas Perempuan. https://komnasperempuan.go.id
Nopiyanti, S., Mubina, N., & Simatupang, M. (2021). Pengaruh Inferiority Feeling Terhadap Kecenderungan Melakukan Kekerasan Dalam Berpacaran Pada Dewasa Awal Di Karawang.Psikologi Prima, 4(1), 42–52. https://doi.org/10.34012/psychoprima.v4i1.1908
Nurmahlia, E., Wibowo, B. Y., & Wahyuningsih, L. (2023). Self-Help Book Untuk Membantu Mahasiswa Menghadapi Quarter Life Crisis. Diversity Guidance and Counseling Journal, 1(3), 55–66
Pambudi, M. H. (2024). stop kekerasan seksual di lingkungan kampus. stop_kekerasan_seksual_di_lingkungan_kampus
Putratama, 2022; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, 2021
Santrock, J, W, (2011). Life-Span Development (Perkembangan Masa Hidup) Jakarta:Erlangga.
Sinta, A. M., Simatupang, M., & Marhisar, N. (2021). Perkembangan sosial pada masa dewasa awal: Puncak sosialisasi dan pendalaman persahabatan. Jurnal Psikologi Perkembangan, 10(2), 123–135.
Winaryati, E. (2021). Cercular Model of RD & D. In Kbm Indonesia. www.penerbitbukumurah.com
