Self-Help Book Untuk Membantu Mahasiswa Menghadapi Quarter Life Crisis
DOI:
https://doi.org/10.30870/diversity.v1i3.46Keywords:
Mahasiswa, Model ADDIE, PengembanganAbstract
Temuan fenomena quarter life crisis pada usia mahasiswa menjadikan penelitian ini berupaya untuk menghasilkan pengembangan produk self-help book yang ditujukan untuk membantu mahasiswa dalam menghadapi quarter life crisis. Keadaan ini dirasakan oleh mahasiswa angkatan 2019 jurusan Bimbingan an Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang diambil oleh peneliti sebagai populasi. Metode pendekatan yang digunakan peneliti adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model ADDIE. Data yang diperoleh menggunakan survei yang berisikan pertanyaan mengenai hal yang dirasakan serta dilanjutkan pemberian instrumen pernyataan. Responden dalam penelitian yang diambil menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 23 mahasiswa dan mengambil 4 orang di dalamnya sebagai responden uji terbatas pengembangan produk. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis data kuantitatif dan analisis data kualitatif. Hasil yang didapatkan dalam dari uji kelayakan ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa memperoleh rata-rata sebesar 78,9% atau dikategorikan “Layak”, sedangkan perolehan dari penilaian kelayakan produk yang diperoleh dari uji terbatas responden hasil rata-rata presentase sebesar 90,8% atau dikategorikan “Sangat layak”. Sehingga apabila hasil skor digambungkan antara penilaian rata-rata para ahli dan responden memperoleh skor sebesar 84,87% yang disimpulkan bahwa media yang dikembangan yaitu pengembanagan self-help book yang ditujukan untuk membantu mahasiswa menghadapi quarter life crisis dapat dikategorikan “Layak” untuk digunakan.References
Afiati, E., Prabowo, A. S., Handoyo, A. W., & Saripudin, M. (2023). Pemahaman Remaja Terhadap Pelecehan Seksual Di Provinsi Banten. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 8(1).
Afiati, E., Zidny, R., Rahmawati, R., Handoyo, A. W., & Saripudin, M. (2023). Peningkatan Keterampilan Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menyelenggarakan Layanan Bimbingan dan Konseling Berorientasi Education for Sustainable Development (ESD): Sebuah Studi Kasus di Banten, Indonesia. Jurnal Studi Kasus Kegiatan Masyarakat, 1(1), 1-7.
Afnan, Fauzia .R., & Tanau, Meydisa .U. (2020). Hubungan Efikasi Diri Dengan Stress Pada Mahasiswa Yang Berada Dalam Fase Quarter Life Crisis. Jurnal Kognisia, Vol.3, No. 1, Hlm. 23-24.
Arnett, J. J. (2006). Emerging Adulthood: Understanding the New Way of Coming of Age. In J. J. Arnett & J. L. Tanner (Eds.), Emerging adults in America:Coming of age in the 21st century, p. 3–19. American Psychological Association.
Artningsih, R. A. & Savira, S I. (2021). Hubungan Loneliness Dan Quarter Life Crisis Pada Dewasa Awal. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, Vol.8, No. 5, Hlm. 0-0.
Bergsma, A. (2008). Do self-help books help?. Research Paper. Journal of Happines Studies 9(3), p. 341–360.
Cahyono, H. (2019). Peran Mahasiswa Di Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Setiabudhi, Vol.1, No. 1, Hlm. 32-41.
Dewi, B. K. S., & Cahyawulan, W. (2020). Pengembangan Self-Help Book Dengan Programmaking Friends With Yourself Untuk Meningkatkan Self-Compassion Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 38 Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol.9, No. 2, Hlm. 123-127.
Fauzia, S. (2023). Perancangan Self Help Book Sebagai Media Meningkatkan Self Esteem Remaja (Studi Research And Development Pada Siswa Kelas XI SMK Yappika Serpong Tahun Ajar 2022/2023). Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Fitriyani, H. & Syamila, D. (2018). Pengembangan Self-Help Book Untuk membantu Pererta Didik Mengatasi Konflik Dengan Orang Tua Dalam Perspektif Konseling Realitas. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol.7, No. 2, Hlm. 133-139.
Goleman, D. (1995). Emotional intelligence. New York: Bantam Books.
Hayati, R. O. (2019). Profil Kedisiplinan Mahasiswa Jurusan Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Herawati, I. & Hidayat, A.(2020). Quarter Life Crisis Pada Masa Dewasa Awal Di Pekanbaru. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, Vol. 5, No. 2, Hlm. 145-156.
Huwaina, M. & Khoironi. (2021). Pengaruh Pemahaman Konsep Percaya Diri Dalam Al-Qur’an Terhadap Masalah Quarter-Life Crisis Pada Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, Vol. 4, No. 2, Hlm. 81-82.
Karpika I. P., & Segel, N. W. W. (2021). Quarter Life Crisis Terhadap Mahasiswa Studi Kasus Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia. Jurnal Widyadari, Vol.22, No. 2, Hlm. 76.
Macrae, F. (2011). Quarter-life’ crisis hits three in four of those aged 26 to 30. https://www.dailymail.co.uk/news/article-1289659/Quarter-life-crisis-hits-26- 30-year-olds.html
Meyer, D. B. (1980). The positive thinkers; Religion as pop psychology from Mary Baker Eddy to Oral Roberts. New York: Pantheon Books.
Nurmala, D. M., Wibowo T. U. S. H., & Rachmayani A. (2020). Tingkat Stres Mahasiswa Dalam Pembelajaran Online Pada Masa Pandemi COVID-19. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, Vol. 5, No. 2, Hlm. 14-23.
Pongantung P.Y., Kwalomine A., & Mumbunan M. T. (2022). Quarter Life Crisis Pada Lulusan Perguruan Tinggi Di Kota Manado. Liberal Arts Journal, Vol.1, No. 1, Hlm. 45-59.
Racmahyani, A. (2020). Pengembangan Program Hipotetik Bimbingan Kelompok Untuk Meningkatkan Keterampilan Belajar Siswa. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Rahmah, D. D. N., Iriyanti S., Magfiroh L. & Agustina N. (2017). Bibliotherapy: Self-Help Book Meningkatkan Self Concept Pada Korban Sexual Harassment. Psikostudia: Jurnal Psikologi, Vol.6, No. 2, Hlm. 50-57.
Salsabila, T. (2021). Pengaruh Quarter Life Crisis Terhadap Kepercayaan Diri Mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Malang. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Senjaya, E. A. A. (2022). Penggunaan Google Classroom Untuk Memfasilitasi Keterampilan Menulis Siswa Sekolah Menengah Atas. Jurnal Education and Development, Vol.10, No. 1, Hlm. 186-191.
Starker, S. (1989). Oracle at the supermarket; The American preoccupation with self-help books. New Brunswick: Transaction Publishers.
Sundari, S., Dalimunthe R. Z., & Wibowo B. Y. (2023). Pengembangan Modul Bimbingan Kelompok Teknik Diskusi Untuk Memberikan Pemahaman Mengenai Pernikahan Dini. Diversity: Journal Guidance and Counseling, Vol.1, No.1, Hlm. 88-104.
Tjalla, A., Komalasari, G., & Asharika, E. (2017). Pengembangan Hipotetik Buku Bantuan Diri Tentang Bahaya Merokok. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol.5, No. 2, Hlm. 151-159.
Utami, F. A., & Fitriyani, H. (2019). Self-Help Book Untuk Meningkatkan Regulasi Emosi Dengan Menggunakan Treatment Emotion-Focused Therapy Pada Peserta Didik Korban Perundungan Kelas XI Di SMA Negeri 112 Jakarta. Insight: Jurnal Bimbingan dan Konseling, Vol.8, No. 2, Hlm. 151-159.
Vasquez, J. P. R. (2015). Development and Validation of Quarterlife Crisis Scale for Filipinos. The Asian Conference on Psychology & the Behavioral Sciences Development, April 2015, 447–459.
